Peran Pertanian Dalam Menjamin Ketahan Pangan Rumah Tangga (Konteks Masalah Kemiskinan dan Kelaparan)

Peran Pertanian Dalam Menjamin Ketahan Pangan Rumah Tangga (Konteks Masalah Kemiskinan dan Kelaparan)

Oleh : Muh. Sabir Laba

Sektor pertanian memainkan peran starategis dalam meningkatkan ketersediaan pangan dan kecukupan pangan secara global. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi masalah kelaparan di dunia. Kerawanan pangan, kemiskinan dan kekurangan gizi masih menjadi masalah serius di banyak negara termasuk di Indonesia, Kemiskinan merupakan salah satu masalah sosial di dunia terutama di negara berkembang, Penanganan kemiskinan masih menjadi salah satu agenda tujuan pembangunan berkelanjutan dan merupakan agenda pembangunan global yang disepakati oleh negara – negara di dunia, serta ditetapkan sebagai tujuan pembangunan sampai Tahun 2030 seperti yang tertuang dalam rencana Sustainable Development Goals (SDGs). SDGs merupakan rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia guna mengakhiri kemiskinan, kelaparan,  mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan (Sustainable Development Goals 2021)

Seiring bertambahnya jumlah penduduk terjadi peningkatan permintaan pangan, disisi lain terdapat ketidak pastian produksi pangan di sebabkan oleh faktor lingkungan, di mana pertumbuhan penduduk di barengi dengan peningkatan kejadian intensitas lingkungan seperti banjir, kekeringan, variabel suhu dan curah hujan yang ekstring menjadi ancaman bagi ketahan pangan.

Harga pangan yang lebih tinggi serta ketidak kesetaraan pendapatan dapat berdampak negatif terhadap akses dan ketersediaan pangan bagi rumatangga miskin, menurut  (FAO) sekitar 13% populasi yang tinggal di negara berkembang menderita kekurangan gizi, teori maslow menyatakan bahwa kebutuhan untuk mengurangi rasa lapar dan haus merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan manusia, jika populasi tumbuh sementara pasokan sumberdaya alam terutama tanah tetap konstan maka produktifitas pertanian cenderung menurun. Boserup menyatakan bahwa produksi pangan terkaid dengan inovasi dan teknologi tumbuh lebih cepat daripada jumlah penduduk, melihat penyebab utama kekurangan gizi dan kelaparan serta kemiskinan di berbagai negara berkembang masalah utama adalah pendapatan yang tidak mencukupi, olehnya itu perubahan distribusi pendapatan menjadi kunci penting dalam mengatasi kekurangan gizi dan kelaparan.

 

Daftar Pustaka

Sustainable Development Goals. 2021. Sustainable Development Goals. Accessed Juli 9, 2021. https://www.sdg2030indonesia.org/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.